Cara Mengubah URL WordPress PhpMyAdmin

Cara Mengubah URL WordPress PhpMyAdmin

Hai pembaca, apakah Anda ingin mengubah URL WordPress PhpMyAdmin untuk meningkatkan keamanan website? Berikut adalah panduan lengkap untuk mengubah URL WordPress PhpMyAdmin dengan mudah.

Step 1: Membuat Backup Database

Sebelum mengubah URL WordPress PhpMyAdmin, pastikan untuk membuat backup database sebagai tindakan pencegahan. Anda dapat membuat backup database melalui phpMyAdmin dengan mengklik tab “Export” pada database Anda dan menyimpannya sebagai file SQL.

Step 2: Login ke PhpMyAdmin

Login ke PhpMyAdmin dengan menggunakan username dan password yang telah Anda buat saat menginstal WordPress. Setelah login, Anda akan melihat daftar database yang terkait dengan website Anda.

Step 3: Pilih Database WordPress

Pilih database WordPress yang ingin Anda ubah URL PhpMyAdmin-nya. Setelah itu, klik tab “SQL” untuk membuka konsol SQL.

Step 4: Menulis Kode SQL

Tuliskan kode SQL berikut pada konsol SQL:UPDATE wp_options SET option_value = 'http://www.namadomainanda.com/namakustom' WHERE option_name = 'siteurl' OR option_name = 'home';Pastikan untuk mengganti “namadomainanda.com” dengan domain website Anda dan “namakustom” dengan nama kustom yang ingin Anda gunakan.

Step 5: Menyimpan Perubahan

Setelah menulis kode SQL di konsol, klik “Go” untuk menyimpan perubahan. URL WordPress PhpMyAdmin akan menjadi http://www.namadomainanda.com/namakustom setelah menyimpan perubahan.

Step 6: Memverifikasi Perubahan

Untuk memverifikasi perubahan, buka browser dan ketik URL baru untuk PhpMyAdmin. Jika berhasil, halaman login PhpMyAdmin akan muncul.

Kesimpulan

Mengubah URL WordPress PhpMyAdmin merupakan tindakan yang tepat untuk meningkatkan keamanan website Anda. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat mengubah URL dengan mudah dan cepat. Jangan lupa untuk selalu membuat backup database sebelum melakukan perubahan. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih telah membaca.

No. Step
1 Membuat Backup Database
2 Login ke PhpMyAdmin
3 Pilih Database WordPress
4 Menulis Kode SQL
5 Menyimpan Perubahan
6 Memverifikasi Perubahan

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.